TUGAS RANGKUMAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
l. Pengenalan
Dasar
Pengertian Sistem
Menurut Jogiyanto, sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu(2005)
Menurut
Tohari, sistem adalah kumpulan atau
himpunan dari unsur atau variabel variabel yang saling terkait, saling berinteraksi, dan saling tergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan. (2014, hal.
2)
Menurut
Tata Sutabrı(2003) "Model umum sebuah sistem adalah input, proses,
dan output. Hal ini merupakan
konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah sistem dapat mempunyai
beberapa masukan dan keluaran. Selain
itu, sebuah sistem memiliki
karakteristik atau sifat-sifat tertentu,
yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem.
ll. Karakteristik sistem
1. Komponen
atau elemen(components) Suatu sistem
terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu
kesatuan. Komponen-komponen sistem
tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem.
Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem dari sistem yang menjalankan
suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses suatu proses sistem secara
keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai
sistem yang lebih besar, yang disebut Supra Sistem.
2. Batas
Sistem (boundary)
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang
membatast antara sistem dengan sistem lain atau sistem dengan lingkungan
luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan
suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan.
3. Lingkungan
Luar Sistem(environment)
Bentuk apapun yang ada di luar ruang lingkup
atau batasan sistem yang. mempengaruhi
operasi sistem tersebut lingkungan luar sistem.
Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga
bersifat merugikan sistem tersebut.
Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi bagi sistem
tersebut.
4. Penghubung
Sistem (Interface)
Media
menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber-sumber
daya mengalir ke satu subsistem ke subsistem lain. Bentuk keluaran dari satu
subsistem akan menjadi masukukan untuk subsistem lain melalui penghubung tersebut.
dengan demikian, dapat terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu
kesatuan.
5. Masukan(input)
Energi
yang dimasukkan ke dalam sistem disebut masukan sistem, yg dapat berupa pemeliharaan(maintenance
input) dan sinyal (signal input) Contoh,
di dalam suatu unit sistem computer. "Program adalah maintenance
input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan "data” adalah
signal input untuk diolah menjadi informasi
6. Keluaran(output)
Hasil
energy yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem
yang lain. Contoh, sistem informasi. Keluaran yang dihasilkan adalah
informasi. Informasi ini dapat digunakan
sebagai masukan untuk pengambilan keputusan atau hal hal lain yang menjadi
input bagi subsistem lain.
7. Pengolahan(Process)
Suatu
sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi
keluaran. Contoh, sistem akuntansi. Sistem ini akan mengolah data transaksi
menjadi laporan-laporan yang dibutuhkan oleh manajemen.
8. Sasaran(objective)
Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang
pasti dan bersifat deterministic. Kalau
suatu sistem tidak memiliki sasaran,
maka operasi sistem tidak ada gunanya. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang
telah direncanakan.
III. Pengertian informasi
Menurut
Sutabri, informasi merupakan data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau
diinterpretasikan untuk di gunakan dalam proses pengambilan keputusan (2002)
IV. Pengertian sistem informasi
Menurut
Hall (2007, hal. 7)
sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal dimana data
dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna.
Sedangkan menurut o'Brien (2006), sistem
informasi adalah kombinasi teratur apapun dari orang-orang,hardware, software,
jaringan komunikasi dan sumber daya kumpulkan, mengubah dan menyebarkan sistem informasi
dalam sebuah organisasi.
Jenis
sistem informasi ditinjau dari kebutuhan manajemen antara lain: (Tohari
2011, hal. 10)
1. Transaction Processing System(TPS)
2.Management
Information System(MIS)
3. Decision
Support System(DSS)
4. Executive
Information System(EIS)
5. Expert
System(ES)
6. Office
Automation System(OAS)
7. Group
Decision Support System(GDSS)
V. Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen
Pengertian Sistem Informasi Manajemen Sistem
Informasi Manajemen(Management Information System) adalah suatu sistem informasi yang bersifat
menyeluruh bertujuan untuk menyajikan berbagai informasi yang jauh lebih luas
dari pada informasi akuntansi yang bersifat historis.
Tujuan
utama Sistem Informasi Manajcmen(SIM)
adalah menyediakan informasi untuk mendukung manajemen dalam mengambil
kerutusan. Korsep yang dipegang dalam
SIM bahwa sistem informasi merupakan unsur yang meningkatkan nilal
perusahaan. Informasi merupakan unsur
daya saing yang tercermin dalam Sistem Pendukung Keputusan(Decision Support
System) yang terbangun di dalamnya.
Aspek
Sistem Informasi Manajemen (SIM antara lain):
Aspek
Pertama bahwa SIM berbasis komputer dimana SIM pada selalu mempergunakan
teknologi pengolahan data elektronik,
semakin besar volume pengolahan data yang ditangani, penggunaan komputer
semakin efisien.
Aspek
Kedua menggunakan Model Keputusan,
dimana model keputusass pada umumnya menerapkan prinsip
"penyaringan" dalam menyajikan
informasi.
Tingkatan
manajemen ini dapat diklasifikasikan ke dalam tiga tingkatan.
yaitu:
a. Manajer tingkat perencanaan
stratejik(strategic planning.
b. Manajer
tingkat pengendalian manajemen(management control)
c. Manajer
tingkat peagendalian operasi(operational control)
Ada 5 fungsi fungsi manajemen menurut
henri fayol
1. Planning
Fungsi manajemen yang pertama menyusun rencana atau tujuan dimasa yang Fungsi
planning meliputi: Menentukan tujuan tujuan yang hendak di capai.
2. Organizing
Fungsi manajemen yang kedua untuk mencapai rencana-rencana yang telah disusun
juga mengendalikan organisasinya Fungsi Organizing meliputi: Menyusun struktur
organisasi, Menjaga adanya kocrdinasi anatara unit-unit organisasi.
3. Staffing Fungsi manajemen selanjutnya, menyusun dan menetapkan staf(staf nisasi
mereka dengan sumber dan yang diperlukan.
Fungsi Staffing meliputi: Membagi
tugas dan wewenang(delegation of authority) Menetapkan tanggung jawab.
4. Directing Fungsi manajemen selanjutnya dengan
sumber daya yang ada manajemen melaksanakan dan mengarahkan(direction) untuk menjalankan mesin organisasi supaya
perusahaan/unit kerja bergerak.
5. Controlling Fungsi manajemen yang terakhir
melakułan pengawasan yaitu mengendalikan kegiatan-kegiatan agar supaya hasil
yang dicapai sesuai dengan direncanakan(Plannirg) dengan kata lain menjaga sumber daya, agar tetap beroperasi secara optimal. Fungsi Controlling meliputi:
a. Pengawasan
dalam arti sempit(direct controll)
b. Pengawasan
dalam arti luas(Sistem pengendalian manajemen)
VI. Komputer Sebagai Peralatan Pemecahan
Masalah
Meskipun
komputer sekarang ini sangat berbeda dengan model awalnya, semua komputer mencerminkan arsitektur dasar
yang sama.
Sejarah
Komputer
a. Komputer
mainframe awal
Istilah mainframe masih
digunakan sekarang, untuk menggambarkan
computer besar, berlokasi terpusat yang
umumnya dipakai oleh organisasi besar Multitasking mengacu kepada pada
kenyataan bahwa lebih dari pemakai tampak hekerja di komputer pada saat yang
sama.
b. Aplikasi
komputer awal
Komputer awal terutama
digunakan untuk pengolah data, atau
aplikası akutansi
Komponen-komponen perangkat
keras komputer:
1. Processor, Prosesor adalah unit utama tempat dilakukannya pemprosesan dilakukan. Komponen ini juga disebut CPU(central
processing unit), atau prosesor
komputer, atau sistem unit. Kecepatan prosesor diukur dengan jumlah
siklus yang jadi perdetik atau herz.
2. Memory
atau random acces memory(RAM), Media
penyimpanan data
3. Penyimpanan
Ada beberapa jenis
penyimpanan komputer dan masing masing memiliki karakter berbeda.
4. Alat-alat
Input
Data yang dimasukkan oleh
manusia, input sering diketik diatas
keybord
5. Alat-alat
Output Alat-alat
output juga terbagi kedalam
kategori dapat dibaca mesin(machine readable)
dapat dibaca(Human readable). Alat output yang dapat dibaca manusia adalah monitor sedangkan alat output
yang dapat dibaca mesin adalah printer.
Ada dua jenis perargkat
lunak:
1. Perangkat
Lunak Sistem
2. Sistem
Operasi Sistem operasi,
3. Program
Utility Program Utility
4. Penerjemah
bahasa
Istilah database semua data yang tersimpan didalam sumber daya berbasis komputer milik organisasi. System manajemen database(database Managemert System-DBMS) adalah suatu aplikasi perangkat lunak yang menyimpan struktur database.
VIII. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
Pengambilan
Keputusan Sesuai dengan tujuannya,
sistem informasi manajemen diharapkan membantu setiap orang yang
membutuhkan pengambilan keputusan dengan tepat dan akurat. Namun disadari bahwa dengan berbagai peran
yang dimiliki dalan aktivitas yang dilaksanakannya, setiap orang berusaha untuk dapat memenuhi
tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya dengan baik. Dalam usaha memecahkan suatu masalah, pemecah masalah mungkin membuat banyak
keputusan. Keputusan merupakan rangkaian
tindaka dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak atau
untuk memanfaatkan kesempatan. Kondisi
ini menjadi tidak mudah dengan semakin rumitnya aktivitas dan keterbatasan
sumber daya yang tersedia. Apalagi
informasi yang dibutuhkan tidak berasal langsung dari sumbernya. Untuk itu manajemen sebagai pengguna
informasi membutuňkan suatu sistem pendukung(support systems) yang mampu meningkatkan pengambilar
keputusannya, terutama untuk kondisi
yang tidak terstruktur atau pun sistem pendukung untuk tingkatan tertentu saja.
Banyak
sistem pendukung yang tersedia dan mampu melengkapi sistem informasi manajemen
yang ada.
1. Sistem
Perdukung Pergambilan Keputusan/Decision Support Systems(dss)
2. Support Systems(GDSS) Systems(ESS)
3. Sistem Pakar/Expert System
DSS
dimaksudkan untuk melengkapi sistem informasi manajemen dan meningkatkan
pengambilan keputusan. Sistem informasi
manajemen terutama menyajilan informasi mengenai kinerja aktivitas untuk
membantu manajemen memonitor dan mengendalikan kegiatan.
Pengertian
Sistem pakar sangat serupa dergan DSS karena keduanya dimaksudkan untuk
manyediakan dukungan pemecah masalah tingkat tinggi bagi pemakainya
Model Sistem Pakar terdiri dari 4 bagian utama
yaitu:
a. User interface, memungkinkan manajer untuk memasukkan
intruksi dan informasi kedalam sistem pakar dan menerima informasi dari sistem
pakar.
b.
Knowledge Base Menyimpan akumulasi pengetahuan dari masalah tertentu
yang akan diselesaikan
c. Interface Engine Menyediakan kemampuan
penalaran yang menafsirkan ini knowledge base.
d. Development
Engine Untuk menciptakan sistem pakar
Sistem Informasi Eksekutif
Pengertian
Sistem informasi eksekutif merupakan suatu sistem yang menyediakan informasi
bagi eksekutif mengena kinerja keseluruhan perusahan. Para eksekutif membangun ElS diatas konsep
dasar manajemen, dimana EIS memungkinkan
eksekutif memantau beberapa baik perusahaan berjalar dalam mencapai tujuannya.
Comments
Post a Comment